SENSE OF CRISIS | ||||||||||
Oleh : Heru Kusworo
| ||||||||||
| Sadarkah kita bahwa dalam situasi ekonomi yang normal, | ||||||||||
| banyaknya kesempatan seringkali menjadikan kita tidak | ||||||||||
| punya waktu untuk berpikir lebih jauh ? | ||||||||||
| Karenanya ,krisis yang kita hadapi sekarang perlu kita | ||||||||||
| tangkap sebagai momentum,untuk mengembangkan inovasi jangka panjang. | ||||||||||
| Kita perlu berusaha keras membagi dua konsentrasi,antara survival jangka | ||||||||||
| pendek dan inovasi jangka panjang secara serius. | ||||||||||
| Banyak organisasi memotong biaya research and development-nya begitu | ||||||||||
| krisis mendekat. Dalam era knowledge management yang canggih ini,sebetul | ||||||||||
| nya inovasi tidak selalu memerlukan investasi kusus atau merekrut tenaga | ||||||||||
| kusus. Kita bisa belajar dari Frans Johansson yang mengungkapkan gejala | ||||||||||
| Medici Effect,yaitu melandaskan inovasi-inovasi berdasarkan pada pende | ||||||||||
| katan interseksi antar disiplin ilmu. | ||||||||||
| Dengan membuka mata dan mempelajari disiplin ilmu lain,kita bisa lebih | ||||||||||
| lancar menghasilkan terobosan ide yang luar biasa. Pada dasarnya daya pikir | ||||||||||
| kita tidak pernah berhenti berasosiasi. Dengan sedikit saja open-mindedness, | ||||||||||
| suasana tukar pikiran dan mempelajari cara berpikir disiplin ilmu lain,kita bisa | ||||||||||
| segera membuat pikiran kita berasosiasi dan menemukan ide-ide baru. | ||||||||||
| Seseorang yang ingin berubah akan mati-matian menciptakan sense of urgency | ||||||||||
| untuk mendorong perubahan. | ||||||||||
| Sekarang, tanpa diminta sense of urgency bahkan tidak perlu lagi dipompakan | ||||||||||
| karena sudah menjepit didepan mata kita. Saat inilah sense of crisis diperlu | ||||||||||
| kan untuk melahirkan ide-ide baru . | ||||||||||
| Motivasi untuk menemukan ide-ide baru digalakkan. Mindset inovasi,selain | ||||||||||
| akan membuahkan hasil juga akan membawa suasana menjadi bersemangat. | ||||||||||
| Tidak ada saat lain yang lebih tepat untuk menghidupkan rasa ingin tahu, energi | ||||||||||
| dan antusiasme secara alamiah dari pada sekarang………………….. | ||||||||||
Tampilkan postingan dengan label Motifasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motifasi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 03 Maret 2009
SENSE OF CRISIS
Sabtu, 28 Februari 2009
Children What they Live With
Dari Lingkungan Hidupnya......
Anak-Anak Belajar
Jika anak banyak dicela,
ia akan terbiasa menyalahkan.
Jika anak banyak dimusuhi,
ia akan terbiasa menentang.
Jika anak dihantui ketakutan,
ia akan terbiasa merasa cemas.
Jika anak banyak dikasihani,
ia akan terbiasa meratapi nasibnya.
Jika anak dikelilingi olok-olok,
ia akan terbiasa menjadi pemalu.
Jika anak dikitari rasa iri,
ia akan terbiasa merasa bersalah.
Jika anak serba dimengerti,
ia akan terbiasa menjadi penyabar.
Jika anak banyak diberi dorongan,
ia akan terbiasa percaya diri.
Jika anak banyak dipuji
ia akan terbiasa menghargai.
Jika anak diterima oleh lingkungannya,
ia akan terbiasa menyayangi.
Jika anak tidak banyak dipersalahkan,
ia akan terbiasa senang menjadi idirinya sendiri.
Jika anak mendapatkan pengakuan dari kiri-kanannya,
ia akan terbiasa menentapkan arah langkahnya.
Jika anak diperlakukan dengan jujur,
ia akan terbiasa melihat kebenaran.
Jika anak ditimang tanpa berat sebelah,
ia akan terbiasa melihat keadilan.
Jika anak mengenyam rasa aman,
ia akan terbiasa mengandalkan diri dan mempercayai orang sekitarnya.
Jika anak dikerumuni keramahan,
ia akan terbiasa berpendirian "Sungguh indah dunia ini".
"......Bagaimanakah anak Anda ?"
Langganan:
Postingan (Atom)
